RECOFTC Indonesia
Tentang Kami

Visi dan Misi

The Center for People and Forests (RECOFTC) memiliki visi sebuah masa depan masyarakat di kawasann Asia – Pasifik dapat hidup adil dan berkelanjutan, di dalam dan di sekitar hutan yang berkembang serta bentang alam yang lestari dan tangguh. 

Sejak berdiri pada tahun 1987, visi ini telah menjadi arah yang jelas bagi RECOFTC, berperan sebagai stabilisasi tujuan organisasi di dunia yang cepat berubah. RECOFTC, menjadi satu bagian dari sejarah besar Kehutanan Masyarakat. Di akhir 1970-an, konsensus yang berkembang mengakui kehutanan yang hanya dikontrol oleh pemerintah tidaklah cukup. Konsekuensi dari pendudukan kolonial dan kebijakan negara pasca-kolonial yang berfokus pada ekstraksi sumber daya alam adalah hilangnya tutupan hutan secara cepat di wilayah Asia-Pasifik, bersama dengan penurunan penghidupan ratusan juta orang yang bergantung pada hutan. Pengakuan terhadap hal ini adalah langkah pertama dalam mencapai visi kami. Namun ketika kehutanan masyarakat berkembang, menjadi jelas bahwa kurangnya pengetahuan teknis, keterampilan, dan pendekatan yang efektif menghambat pembuatan kebijakan dan implementasi kehutanan masyarakat.

Pemahaman regional ini kemudian mengarah pada pendirian Regional Community Forestry Center for Asia and the Pacific (RECOFTC) oleh Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO), Pemerintah Swiss (melalui Bank Pembangunan Asia (ADB)), dan Universitas Kasetsart , Thailand. Bertindak sebagai pusat regional untuk pelatihan dan penelitian tentang Kehutanan Masyarakat, RECOFTC saat itu dipimpin oleh Dr. Somsak Sukwong dari Universitas Kasetsart. Tiga belas tahun kemudian, RECOFTC - The Center for People and Forests telah diakui sebagai organisasi internasional otonom; sepuluh tahun setelah itu, RECOFTC telah berkembang di negara-negara regional seperti Kamboja, Indonesia, Republik Demokrasi Rakyat Laos, Myanmar, Nepal, Thailand, dan Viet Nam.

Pada tahun 2018, organisasi mengadopsi nama baru: The Center for People and Forests (RECOFTC).

Dengan merefleksikan pekerjaan yang lebih luas yang dilakukan oleh RECOFTC, nama ini membawa misi yang telah ditetapkan:

Untuk meningkatkan kapasitas terhadap hak yang lebih kuat, tata kelola yang lebih baik dan manfaat yang lebih adil bagi masyarakat lokal dalam bentang lahan hutan berkelanjutan di kawasan Asia-Pasifik

Untuk mencapai misi ini, RECOFTC menganut sebuah filosofi, yang tetap ada dalam pembelajaran dari 30 tahun implementasinya yaitu bahwa masyarakat lokal adalah pengelola terbaik hutan dan lanskapnya. Sehingga, kami mengikuti empat Prinsip Panduan yang memungkinkan kami untuk menyadari potensi penuh visi dan misi organisasi kami.

  1. Hak yang jelas dan kuat adalah sangat penting
  2. Keterlibatan yang berarti antara masyarakat, sektor swasta, dan pemerintah adalah keharusan
  3. Tata kelola yang baik adalah landasan untuk pengembangan dan implementasi kebijakan, program, dan kerangka kerja pengaturan hutan nasional yang 'ramah masyarakat'.
  4. Pembagian manfaat yang adil bagi masyarakat lokal diperlukan untuk membantu mengurangi kemiskinan dan memotivasi partisipasi aktif dalam tata kelola hutan dan pengelolaan yang berkelanjutan.